Bendungan terbesar di Indonesia

Inilah 10 Daftar Bendungan Terbesar di Indonesia

Diposting pada

Ingin tahu bendungan  apa saja yang terbesar di Indonesia? Yups, tidak perlu diragukan cari jawabannya. Karena yang sedang Anda baca ini sudah ada, bendungan terbesar di Indonesia.

Bendungan terbesar di Indonesia terletak pulau jawa yaitu bendungan dengan waduk jatiluhur.

Bendungan menjadi faktor yang paling penting dan bahkan utama sebagai pencegah atau penghalang terjadinya banjir. Jika musim penghujan telah tiba, daya resapan tanah tidak sanggup meresap lagi, maka bendungan sebagai jawabannya tepatnya.

Nah, untuk mengikuti apa saja bendungan terbesar di Indonesia, disini changingmedia.info memberikan 10 daftar yang perlu Anda ketahui.

Inilah 10 daftar bendungan terbesar di Indonesia:

Setiap provinsi tentu memiliki bendungan-bendungan yang menampung dan penghalang banyak air yang mengalir. Selain mengerikan melihatnya. Beberapa bendungan juga bisa dijadikan sebagai tempat wisata (jika diberikan kesempatan bagi pengelola/pemelihara bendungan).

1. Bendungan Jatiluhur

Bendungan Jatiluhur terletak di purwarta yang berjarak ±100 km tenggara Jakarta serta ±60 km barat laut Bandung. Tahun 1957 dimulai dan diresmikan 26 Agustus 1967 oleh Presiden Soeharto. Bendungan ini pun bisa menampung air untuk irigasi seluas 242.000 ha. Bendungan inilah sebagai bendungan yang pertama serta paling terbesar di Indonesia.

2. Bendungan Karangkates (Ir. Soetami)

Bendungan Karangkates atau yang saat ini umum dimaksud dengan Bendungan Sutami terdapat di Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Bendungan yang airnya datang dari Sungai Brantas. Bendungan ini di bangun pada tahun 1975-1977 dengan dana berkisar Rp.10 milyar untuk dijadikan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Bendungan terbesar kedua ini adalah tempatnya ada di pinggir jalan raya Malang-Blitar, sekitaran 35 km. di samping selatan Kota Malang atau 16 km. Bendungan ini juga sebagai arah barat objek wisata Gunung Kawi.

3. Bendungan Sigura-gura

Bendungan Sigura-Gura yaitu bendungan yang terdapat 23,3 km dari hulu Sungai Asahan (Danau Toba). Bendungan ini adalah bendungan paling besar di Indonesia sesudah Bendungan Jatiluhhur serta Bendungan Ir. Sutami.

Bendungan ini berperan untuk menanggung ketersediaan volume air serta besarnya daya air yang dibutuhkan untuk pembangkit tenaga listrik di PLTA Sigura-Gura. Tahun dimulai bendungan ini 1978 sampai 1981. Bendungan ini dipakai untuk pembangkit listrik yang bisa membuahkan llistrik dengan daya 1868 GWH/thn.

4. Bendungan Batutegi

Bendungan Batu Tegi ini terdapat di Kabupaten Tanggamus, Lampung. Bendungan ini di bangun dari dana APBN dengan pertolongan Japan Bank for International Cooperation. Bendungan ini berperan sebagai pembangkit listrik serta penyedia bahan baku untuk air minum lokasi Kota Bandar Lampung, Metro serta daerah Beranti di Kabupaten Lampung selatan.

5. Bendungan Gajah mungkur (Wonogiri)

Bendungan Gajah Mungkur terdapat 3 km di selatan Kota kabupaten Wonogiri, Propinsi Jawa Tengah. Bendungan ini sebagai bendungan yang dibuat dengan membendung sungai yang terpanjang di pulau Jawa yakni sungai Bengawan Solo. Mulai di bangunnya pada akhir 1970-an serta mulai beroperasi di tahun 1978.

Tidak hanya memasok air minum Kota Wonogiri juga memberikan daya listrik dari PLTA sebesar 12,4 MegaWatt. Tentu hal ini cukuplah besar. Untuk membangun waduk ini, pemerintah mengharuskan dengan memindahkan masyarakat dengan transmigrasi bedol desa ke Sitiung, lokasi Propinsi Sumatera Barat.

6. Bendungan Wonorejo di Jawa Timur

Bendungan Wonorejo menjadi bendungan yang terdapat di Desa Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Propinsi Jawa Timur, Indonesia. Letak dari pusat kota diprediksikan sejauh 12 km. Memiliki kemampuan berkisar 122 juta meter kubik, Bendungan Wonorejo ini menjadikan satu diantara bendungan lainnya sebagai bendungan paling besar di Indonesia. Tidak hanya di Indonesia saja, bahkan juga Asia Tenggara.

Bendungan Wonorejo diresmikan tahun 2001 oleh Wakil Presiden Indonesia dan pada tahun tersebut, yakni Megawati Sukarnoputri. Sesudah di bangun nyaris sudah bertahun-tahun mulai semenjak 1992.

Bendungan Wonorejo mempunyai manfaat utama sebagai satu diantara pusat tenaga listrik serta sumber air minum di Propinsi Jawa Timur. Bendungan ini dapat berperan sebagai fasilitas untuk pencegah banjir di Tulungagung yang dahulu kerap menempa kota itu, berbarengan Bendungan Neyama di Kecamatan Besuki.

7. Bendungan Riam Kanan di Kalimantan Selatan

Bendungan Riam Kanan terdapat di Kalimantan Selatan. Mulai dibangunnya bendungan ini tahun 1963 serta usai 1973. Di bendungan Riam Kanan ada tiga unit turbin yang sehari-hari memproses arus air dari bendungan hingga membuahkan daya listrik yang sampai kini telah di nikmati. Waduk riam Kanan sendiri di bangun dengan membendung 8 buah sungai yang mengalir di lokasi Riam Kanan.

8. Bendungan Batujai

Daftar bendungan terbesar di Indonesia selanjutnya adalah bendungan batujai. Bendungan Batujai adalah bendungan paling besar di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Bendungan ini terdapat di Desa Batu Jai Kecamatan Praya barat, Lombok Tengah (Lombok Tengah) sekitaran 15 km dari Praya.

9. Bendungan Tilong di Nusa Tenggara Timur

Bendungan Tilong terdapat sekitaran 16 km dari Ibukota Provinsi NTT Kupang. Bendungan ini selalu jadi satu diantara lainnya sebagai objek wisata yang cukup disukai oleh orang-orang Kota Kupang.

Pada hari-hari libur bendungan ini memperoleh angka kunjungan rata-rata 300 hingga 700 orang perharinya.

Pada musim kemarau debet airnya memanglah begitu kecil, akan tetapi panorama indahnya bakal memberikan tampak indah kembali pada musim hujan saat volume air Tilong meluap. Bendungan Tilong juga begitu menolong orang-orang sekitarnya untuk memperoleh suplay air untuk irigasi persawahan serta perkebunan. Disepanjang jalan menuju Tilong bakal tampak panorama berbentuk hamparan pohon lontar.

10. Bendungan Bili-Bili di Sulawesi Selatan

Bendungan Bilibili yaitu bendungan paling besar di Sulawesi Selatan, yang terdapat di Kabupaten Gowa, sekitaran 30 kilometer dari arah timur Kota Makassar. Bendungan yang diresmikan Presiden Megawati Soekarnoputri di tahun 1999. Bendungan inipun memiliki luasan berkisar 40.428 hektar dan bendungan ini di bangun dengan dana utang dari luar negeri sebesar Rp 780 miliar berkat kerja sama juga dengan Japan International Cooperation Agency (JICA). Bendungan Bilibili jadikan salah satu sumber air baku untuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) didaerah Gowa serta Makassar.

Bagaimana? Tempat wisata tidaklah harus mengunjungi atau mengetahuinya di tempat-tempat terbuat dari faktor alam. Akan tetapi, dari buatan sendiri juga ada. Untuk mengetahui beberapa daftar bendungan terbesar di Indonesia, maka haruslah selalu waspada dan patuhi peraturan-peraturan yang telah diberikan pengelola bendungan.

Gambar Gravatar
Hiii... senang bertemu Anda. Hobi saya salah satunya menulis dari apa yang saya pikirkan, kemudian saya menceritakannya kedalam sebuah web ini. Selamat membaca yah tulis-tulisan saya. Kalau mau endorse juga boleh juga tuh. :)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × two =